Contact Us:

670 Lafayette Ave, Brooklyn,
NY 11216

+1 800 966 4564
+1 800 9667 4558

Webmaster Wajib Tahu! Inilah Teknik SEO yang Dilarang Oleh Google

Jasa penyedia Artikel – Sebagaimana diketahui, bahwa mengelola sebuah website dipengaruhi faktor SEO (Search Engine Optimization) yang dapat meningkatkan posisi pada pencarian Google. Dalam menggunakan SEO, ada beberapa teknik yang harus diterapkan. 

Teknik tersebut berfungsi untuk Anda bisa mengoptimalkan SEO dengan menggunakan keyword. Namun, disamping penggunaan teknik SEO ternyata ada juga teknik-teknik yang dilarang oleh Google dan harus dihindari yang dinamakan Black Hat SEO.

Mengapa teknik Black Hat SEO dilarang oleh Google? Karena teknik ini dilakukan untuk meningkatkan posisi di mesin pencarian dengan menggunakan cara yang melanggar aturan Google. 

Hindari Teknik Black Hat SEO yang Dilarang Google

Teknik ini memang mampu menaikkan ranking website hingga posisi teratas, namun itu hanya bertahan tidak akan lama. Jika Anda ingin mengetahui apa saja teknik Black Hat SEO tersebut, yaitu:

Keyword Stuffing

Keyword stuffing merupakan penggunaan keyword yang banyak dan berlebihan, dalam suatu halaman website pastinya bertujuan untuk menaikkan posisi website Anda pada mesin pencarian. 

Menurut Google, teknik ini merupakan kegiatan yang mengulang-ulang kata kunci sama secara berlebihan dan terlalu banyak. Sehingga, halaman website tidak natural dan mengganggu sekali para pengunjung.

Doorway Page

Untuk teknik berikut ini merupakan halaman website yang memiliki kualitas rendah, doorway page ini juga pada masing-masing halaman biasanya dilakukan optimasi dengan kata-kata kunci sangat spesifik. 

Setelah itu, akan diarahkan pada halaman selanjutnya pada website yang berbeda. Teknik ini dilarang oleh Google karena dikatakan memanipulasi mesin pencarian, dan menipu pengguna atau user karena telah mengarahkan pada website yang berbeda.

Baca juga: Cara Membuat Backlink Berkualitas untuk SEO Berkualitas Juga

Link Farming

Teknik ketika disebut dengan link farming, dimana teknik ini merupakan sebuah cara yang dilakukan dengan membuat beberapa website untuk menciptakan backlink. Sebuah mesin pencari memang menilai website yang memiliki backlink, maka semakin banyak backlink yang dimiliki semakin tinggi ranking yang dimiliki website. Diketahui, website yang menggunakan teknik link farming ini pastinya adalah website yang memiliki konten tidak berkualitas. 

Invisible Text

Penggunaan teknik SEO yang satu ini adalah dengan cara menghilangkan atau menyembunyikan teks atau link, yang berisi kata kunci pada konten untuk memanipulasi mesin pencari agar bisa mendapatkan ranking tertinggi. Pelanggaran yang dilakukannya menurut Google adalah pelanggaran yang dilakukan pada Google webmaster guidelines, yaitu tools yang digunakan oleh Google untuk menilai website dan memberikan peringkat pada website Anda.

Cloaking

Bentuk teknik ini merupakan bentuk penyajian konten yang berbeda dengan kata kunci yang dimasukkan, sehingga tampilan konten tidak sesuai. Sudah pasti hal tersebut melanggar aturan yang sudah ditetapkan Google, hal ini disebut sebagai cloaking.  

Automatically Generated Content

Teknik ini merupakan cara mendapatkan konten dengan cara menggunakan sebuah software, Google melarang dan menganggap teknik sangat tidak berkualitas karena membuat pengguna tidak nyaman untuk menggunakannya. 

Sneaky Redirecting

Teknik terakhir adalah sneaky redirecting, yaitu mengalihkan sebuah halaman website ke halaman website lainnya dengan cara otomatis. Yaitu, menggunakan script tertentu seperti javascript. Ini juga merupakan penipuan pengunjung juga mesin pencari, karena konten yang dicari berbeda. 

Itulah alasannya mengapa teknik-teknik di atas harus dihindari dan dilarang oleh Google, karena cara-cara yang dilakukan oleh teknik tersebut memang ilegal dan tidak resmi. Bahkan, cara-caranya bisa dibilang curang dan tidak sportif. Oleh karena itu, jangan sampai website Anda menggunakan cara-cara tersebut sebagai teknik SEO.