Contact Us:

670 Lafayette Ave, Brooklyn,
NY 11216

+1 800 966 4564
+1 800 9667 4558

5 Aspek yang Membedakan Desain UX Dan UI, Apa Saja?

Jasa penulis artikel jogja – Berbicara tentang merancang aplikasi atau mengembangkan sebuah website, tidak dapat dipisahkan dari, User Experience (UX) dan User Interface (IF). Dua jenis desain UX dan IX saling berkaitan, dan menentukan apakah website yang dibuat mudah digunakan oleh pengguna. Tentu saja kemudahan mempengaruhi kepuasan pengguna.

Berdasarkan riset yang dilakukan oleh DCI, sebanyak 62% pengguna ponsel, meng-uninstall aplikasi, karena tampilan yang berantakan dan seringkali error. Disinilah peran programmer menciptakan tampilan aplikasi menarik, yang mudah digunakan. 

Dengan memaksimalkan desain, pengguna akan lebih tertarik dan nyaman menggunakan aplikasi maupun website dalam waktu lama.  Tetapi, apa perbedaan desain UX dan UI? Mengapa keduanya harus digunakan dalam mengembangkan website? Simak penjelasannya!

Definisi  User Experience (UX) dan User Interface (IF)

Sebelum membahas lebih dalam, secara umum User Experience (UX) adalah desain website berdasarkan pendekatan pengguna. Fungsinya adalah agar tercipta website dapat memenuhi kebutuhan serta kemauan pengguna. 

Sedangkan, User Interface (UI) termasuk bagian UX, yang mendesain tampilan website. Selain membuat desain website lebih menarik, peran UI sendiri adalah menghubungkan pengguna dengan website. 

Komponen User Experience (UX) dan User Interface (IF)

Meskipun termasuk dalam satu bagian, desain UX dan UI memiliki komponen yang berbeda. UX mencakup hampir semua komponen yang ada di website. Misalnya seperti copywriting, navigasi menggunakan produk, fitur website, struktur desain, termasuk tampilan interface

Sementara itu, UI difokuskan pada tampilan, seperti warna, layout, tema, animasi, tipografi, serta komponen interaktif lainnya. Bisa dibilang UI fokus pada keindahan website dan penggunaan yang mudah. 

Baca juga: Penting! Ini Kelebihan WordPress yang Membuat Web Jadi Menarik

Tujuan User Experience (UX) dan User Interface (IF)

Penggunaan UX dikhususkan agar pengguna mengalami hal menyenangkan ketika menggunakan website atau aplikasi. Sedangkan, UI memperindah tampilan website menjadi lebih menarik dan mudah digunakan. 

Proses Mendesain yang Berbeda

Sebelum mendesain UX, dilakukan riset untuk mengetahui kemauan dan keinginan pengguna. Sehingga, menghasilkan website yang dibutuhkan dan menarik bagi pengguna. Proses riset pun melibatkan banyak pihak, seperti UX researcher. 

Setelah riset berhasil terkumpul, mulai merancang sketsa dengan prototype maupun wireframe. Begitu juga dengan UI, memerlukan riset sebelum mendesain. Tetapi, riset dilakukan untuk mengetahui tampilan menarik yang cocok untuk desain website dan aplikasi. Disesuaikan dengan konsep yang telah dirancang dan selera orang yang akan menggunakannya. 

Aplikasi yang Digunakan

Aplikasi yang digunakan untuk menunjang proses desain tentu berbeda. Prototyping desain dibutuhkan dalam mendesain UX, untuk memudahkan feedback yang didapat dari pengunjung website dan pengguna aplikasi. Untuk menunjang proses desain, UX biasa menggunakan aplikasi Sketch, Figma, Adobe XD, Invision, dan sebagainya. Begitupun, UI desain membutuhkan aplikasi pendukung seperti, Frames X, Principle, Adobe Illustrator, Flinto, dan aplikasi lainnya. 

Perbedaan Kemampuan yang Dibutuhkan Ketika Mendesain 

Setiap kegiatan yang berhubungan dengan merancang, membuat, pasti memerlukan skill tertentu. Contohnya, kemampuan yang dibutuhkan ketika mendesain UX adalah analisis, penyelesaian masalah, wireframing, teliti dalam riset, serta berpikir kritis. 

Begitu juga dengan orang yang mendesain UI, harus menguasai keterampilan desain grafis, dalam arti dituntut untuk berinovasi dan berpikir kreatif. Serta, pemikiran antara desain UX dan UI harus sejalan, agar aplikasi atau website yang dibuat, sesuai dengan konsep awal yang dirancang. 

Seperti itu perbedaan antara desain UX dan UI. Istilah ini mungkin terdengar asing di telinga orang awam, tetapi tidak bagi programmer. Namun, sekarang sudah mengetahui sedikit tentang hal penting untuk mengembangkan aplikasi atau website, ‘kan? Di era modern, penggunaan aplikasi atau website tidak bisa lepas dari aktivitas manusia sehari-hari.