Contact Us:

670 Lafayette Ave, Brooklyn,
NY 11216

+1 800 966 4564
+1 800 9667 4558

Kenali Pengertian DNS Agar Dapat Memaksimalkan Penggunaannya

Jasa penulis artikel seo murah – Apakah Anda pernah mendengar istilah DNS, apakah pengertian dari DNS? Pengertian DNS, atau Domain Name System adalah sistem yang menghubungkan antara manusia dan komputer untuk berkomunikasi secara mudah. 

Pada manusia memiliki nama, sedangkan pada komputer menggunakan istilah angka. Posisi DNS adalah diantara keduanya, dimana DNS berfungsi untuk menerjemahkan angka yang terdapat pada komputer untuk dijadikan sebuah nama. 

Dengan kata lain, DNS merupakan sebuah sistem database dimana database tersebut terdistribusi dalam sebuah jaringan. Fungsinya sendiri adalah sebagai tempat untuk menerjemahkan permintaan akan hostname dan dijadikan sebuah nomor IP pada komputer. 

Cara Menggunakan DNS

Seperti yang diketahui, bahwa DNS memiliki fungsi mengartikan hostname menjadi IP. Setelah mengetahui pengertian dan fungsinya, Anda perlu mengetahui cara menggunakannya.

Karena cara kerja DNS memiliki beberapa langkah yang harus ditempuh dan terdapat pada struktur DNS.  Cara menggunakannya ada beberapa tahap, yaitu:

Dimulai Pada DNS Query

Yaitu merupakan permintaan informasi, dimana server DNS ini bertugas mencari informasi di filehost.  Istilah filehost ini merupakan file teks dalam sebuah sistem operasi. 

Fungsinya, antara lain sebagai pengarah atau mengarahkan hostname menuju alamat IP tadi. Jika tidak terdapat informasi yang dicari, maka server langsung beralih untuk mencari cache yang merupakan tempat penyimpanan data sementara.

Baca juga: Ternyata, Content Delivery Network (CDN) Sangat Penting Untuk Website

DNS Recursor

Berikutnya adalah DNS recursor, yaitu terjadi pada kondisi query dikirim berulang-ulang. Dimana server bisa meminta bantuan terhadap server lain dalam memenuhi permintaan melalui browser. 

DNS recursor sebagai server, ibarat sebuah agen yang bisa menyediakan berbagai informasi yang diminta. Tapi dengan bantuan dan fungsi yang dilakukannya, server ini juga meminta bantuan pihak lain yaitu Root DNS Server.

Root Name Server

Root Name Server memiliki nama lain Root DNS server, yaitu server yang berada pada tingkat tertinggi DNS. Server yang satu ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan beberapa referensi. 

TLD Nameserver

Top Level Domain adalah nama dari TLD Name Server, merupakan akhiran yang terdapat pada platform seperti Google yaitu .com. Fungsi atau perannya adalah sebagai pengelola informasi yang berhubungan dengan eksistensi domain umum. Server ini penghubung antara permintaan DNS resolver untuk mengantar dan merespon permintaan tersebut menuju pada authoritative nameserver. 

Authoritative Nameserver

Server terakhir, yang bisa dijadikan langkah atau tahap dalam penggunaan DNS adalah authoritative nameserver. Server jenis ini berperan yang memiliki semua informasi tentang nama-nama domain yang sedang ditangani.  Server ini bertemu dengan DNS resolver akan menghasilkan sebuah jawaban dari permintaan.

Pengaturan DNS Domain

Setelah mengetahui tahap dalam menggunakan DNS, Anda harus mengetahui lagi pengaturan DNS domain. Dimana bentuk pengaturan ini sebenarnya tidak sulit atau mudah, yaitu dengan menggunakan control panel bernama Hostinger. 

Caranya, masuk ke control panel yang terletak dalam akun hostinger tersebut dan akses DNS zone editor. Dalam mengaksesnya, terdapat tipe DNS record yang ada dalam DNS zone editor. 

Yang bisa dilakukan adalah mengedit, menambahkan ataupun menghapus. Adapun beberapa tipe atau jenis DNS record ini  adalah seperti A record, Cname record, MX record, TXT record, AAAA record, NS record, dan SRV record.  

Setelah mengetahui pengertian, fungsi dan penggunaan serta pengaturan dari DNS tadi, maka Anda sudah bisa melakukan perubahan pada control panel. Yaitu, sebuah pengaturan yang disesuaikan dengan kebutuhan. Dari tahap-tahap tersebut, dapat diketahui bagaimana urutan penggunaan DNS.