Contact Us:

670 Lafayette Ave, Brooklyn,
NY 11216

+1 800 966 4564
+1 800 9667 4558

Informasi Lengkap Seputar Pengertian dan Fungsi Web Host Manager

Jasa content writer – Pasti ada yang belum familiar dengan pengertian Web Host Manager. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas hal-hal yang berhubungan dengan Web Host Manager, mulai dari pengertian hingga fungsinya dalam manajemen website. 

Pengertian Web Host Manager (WHM)

Pengertian Web Host Manager atau bisa disingkat WHM yaitu control dashboard yang akan mempermudah user saat mengelola berbagai situs berbasis cPanel. WHM memiliki beberapa keunggulan WHM sehingga menjadi pilihan yang tepat untuk mengelola banyak website. 

Contohnya, kerentanan terhadap aktivitas peretasan bisa diminimalisir dengan menggunakan cPanel yang berbeda-beda untuk setiap situs. Misalkan, jika ada satu domain Anda yang diretas, maka domain yang lainnya akan tetap aman terlindungi sehingga keamanan terjaga.

Dengan WHM Anda bisa mengatur bandwidth dan disk space pada setiap akun. Anda juga bisa memantau semua aktivitas di website dan beralih antara cPanel satu ke cPanel lainnya dengan mudah. Ini merupakan hal yang baik dalam manajemen website.

Selain itu, dengan membuat akun cPanel baru dan menjualnya kepada user lain, Anda dapat memperoleh penghasilan dengan menjadi reseller hosting. Terakhir, Anda bisa membranding bisnis dengan membuat interface Web Host Manager yang unik dan membuatnya menjadi salah satu keunggulan.

Kegunaan Web Host Manager

Setelah memahami pengertian dan mengerti beberapa keunggulan dari Web Host Manager, berikut dibawah ini adalah fungsi utamanya:

Membuat, Menangguhkan, dan Menghapus Akun

Dengan WHM, Anda dapat menambahkan beberapa akun cPanel dan membuat halaman default untuk setiap akun yang Anda buat.

Memantau Server

Process Manager dapat melacak semua proses yang berjalan di server, Service Manager akan mengelola layanan dan aktivitas background activity, sedangkan Current Disk Usage sebagai penunjuk berapa banyak kapasitas yang digunakan dan masih tersisa di ruang penyimpanan.

Mengatur Beberapa Paket Hosting

Anda dapat menentukan pembagian ruang penyimpanan secara bebas dengan WHM, serta memberikan kemudahan untuk melakukan upgrade domain tanpa memindahkan semua file. Jika menjalankan bisnis reseller hosting, Anda harus menyediakan paket hosting dengan harga variatif bergantung kapasitas hosting yang ditawarkan.

Baca juga: Pengertian Black Friday dan Strateginya Dalam E-Commerce

Mentransfer File

Anda bisa memindahkan file dari remote server ke hosting Anda apabila klien sudah punya website yang online di provider hosting lain.

Modifikasi Brand untuk Reseller Hosting

Anda bisa memiliki logo, tampilan cPanel, link dokumentasi, dan profil perusahaan sendiri. Karena setiap bisnis harus orisinil, begitu juga bisnis di bidang selling hosting. Ini dapat Anda atur di tab cPanel -> Customization.

Market Provider Manager

Fitur ini digunakan untuk mengelola dan menampilkan produk yang dapat dibeli klien melalui cPanel mereka.

Manajemen Sertifikat SSL

Klien pasti mengharapkan adanya fitur dan tool di layanan Anda. Termasuk fitur SSl yang dapat Anda temukan di tab SSL/TLS.

Mengaktifkan cPHulk untuk Keamanan

Dengan mengaktifkan cPHulk, maka akses yang memaksa akan dibatasi untuk masuk ke cPanel, sehingga semua domain aman dari serangan pihak luar.

Melakukan Backup dan Memulihkan File

Pengaturan back up dan fitur pemulihan ada di tab Backup. Dapat diaktifkan secara otomatis pada satu ataupun semua akun di server, untuk kemudian diunggah ke penyimpanan remote seperti Google Driver, dll.

Menyediakan CMS untuk Pengguna cPanel

Fungsi ini diaktifkan melalui Manage cPAddons Site Software. Disarankan agar Anda menyediakan beberapa opsi CMS sehingga user dapat menginstall sistem manajemen konten yang diinginkan.

Plugin untuk cPanel

Plugin yang kompatibel dengan cPanel yakni Munin, ClamAV, dan Solr.

Informasi di atas tentu sangat penting bagi Anda yang baru memulai pekerjaan di bidang web hosting. Semoga ulasan di atas dapat bermanfaat.