Contact Us:

670 Lafayette Ave, Brooklyn,
NY 11216

+1 800 966 4564
+1 800 9667 4558

Bagaimana Cara Menghapus Cache Wordpress? Lakukan Tips Berikut

Penulis artikel – Pernah mengalami kejadian mengatur dan mengubah WordPress tetapi hasilnya nol karena belum menghapus cache WordPress? Contohnya, saat Anda menambahkan gambar baru, mengganti tema, atau membetulkan kesalahan penulisan. 

Namun, konten dan tampilan website tetap sama dengan semula. Tidak ada perubahan sama sekali. Kemungkinan besar, ini disebabkan oleh plugin caching website.

Plugin caching website menaikkan memori server dari blog. Hal ini membuat waktu pemuatan situs web lebih panjang. Kadang-kadang salinan memori situs web juga dapat menyebabkan masalah, terutama jika Anda ingin menerapkan perubahan yang dilakukan pada blog.

Dalam tutorial ini, akan diberikan cara menghapus memori sementara website menggunakan 3 plugin pembersih memori populer.

Mengapa Perlu Menghapus Cache WordPress?

Sistem memori dibuat untuk membuat pengguna mendapatkan waktu akses lebih cepat dari yang seharusnya. Di browser, server dan web ada juga sistem memori. 

Tujuannya untuk dapat mengakses dengan cepat melalui penyimpanan file statis di tempat yang lebih dekat. Hal ini dapat mengurangi skrip PHP untuk menelepon ke server pusat. 

Jika situs web atau blog Anda tidak ada fitur untuk caching, tentu akan meningkatkan kinerja situs. Hal ini membuat proses terasa lebih berat saat mengakses.

Memori juga mencakup salah satu cara yang sering digunakan untuk optimasi kecepatan situs web. Dengan menggunakan memori ini, banyak manfaat yang akan diperoleh. Misalnya, situs web akan lebih ramah SEO di mesin pencari. 

Alasannya karena algoritma mesin pencari memprioritaskan situs web yang memiliki kecepatan yang lebih baik. Namun, dengan memori ini ketika Anda membuat perubahan pada web Anda, Anda biasanya tidak akan bisa melihat langsung. 

Misalnya, ketika Anda membuat sedikit perubahan dalam tampilan web atau blog Anda. Lalu setelah Anda melakukan penyegaran di situs web Anda, tidak terlihat perubahan dalam tampilan yang telah Anda lakukan. Hal ini terjadi karena tampilan lama masih disimpan di Anda sistem memori.

Baca juga: 4 Hal yang Menjadikan Google Ads Display Tempat Beriklan yang Tepat

Bagaimana Cara Mengatasi Permasalahan Cache WordPress?

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, hal yang harus Anda lakukan adalah menghapus cache WordPress. Di sini ada beberapa cara untuk membersihkan memori dengan benar pada website Anda.

Cara Menghapus Memori Menggunakan WP Super Cache

WordPress Super Cache merupakan plugin caching dengan pengguna mencapai 1 juta. Untuk menghapus WordPress di WP Super Cache, ikuti langkah-langkah di bawah ini:

Masuk ke dasbor Administrator. Buka Pengaturan dan klik tombol WP Super Cache. Klik tombol Hapus Cache yang terletak di bagian bawah Hapus Halaman Cached. Selesai! Anda berhasil menghapus memori laman Anda.

Cara Menghapus Memori Menggunakan W3 Total Cache

W3 Total Cache adalah plugin yang menawarkan berbagai pengaturan dan juga kustomisasi. Beberapa blog terkenal, seperti maset, instal dan gunakan plugin caching ini. Untuk menghapus WordPress pada total cache W3, ikuti langkah-langkah di bawah ini:

Login Dashboard WordPress Administrator. Klik tombol Performance, lalu klik dashboard. Klik tombol empty all cache yang terletak di bagian atas laman. Berhasil! Anda baru saja sukses menghapus memori yang ada di plugin tersebut.

Cara Menghapus Memori di WP Fastest Cache

WP Fastest Cache merupakan plugin caching yang terbilang mudah dijalankan. Jika Anda ingin menghapus cache WordPress di plugin ini, ikuti langkah-langkah berikut:

Masuk ke dasbor Administrator. Buka halaman pengaturan plugin caching. Pilih tab Hapus Cache dan klik tombol Hapus Cache.

Cara terbaik untuk meningkatkan kecepatan blog Anda adalah dengan menginstal plugin caching. Namun, plugin cache WordPress yang jarang bahkan tidak pernah diperbarui hanya akan menyebabkan masalah bagi Anda serta pengunjung. 

Sekarang Anda sudah tahu cara menghapus memori blog menggunakan 3 plugin yang paling banyak digunakan. Jika setelah mengikuti tutorial ini, tapi blog Anda masih dalam keadaan semula, cobalah untuk menghapus memori browser Anda.