Penulis artikel – Apakah Anda pengguna media digital? Jika iya, tentunya Anda tidak ingin bukan untuk mendapatkan serangan cyber dalam bentuk kejahatan yang mengancam? 

Seiring berkembangnya dunia digital, cyber crime menjadi sangat sulit dihindarkan. Seolah menjadi perbandingan lurus antara perkembangan dunia digital dengan perkembangan cyber crime. Bahkan, kejahatan cyber ini bisa terjadi dalam setiap menit.

Cegah Brute Force, Serangan Cyber yang Berbahaya

Salah satu bentuk serangan cyber yang juga marak terjadi adalah brute force. Barangkali, ada yang sudah akrab dengan istilah kejahatan yang satu ini, ada pula yang masih asing. 

Untuk mencegah terjadinya kejahatan cyber berupa brute force, tentu Anda harus mengetahui terlebih dahulu pengertiannya. Pada bagian selanjutnya, akan dibahas lengkap mengenai hal tersebut. 

Untuk Menghindari, Pahami Dulu Pengertian Brute Force Attack

Brute force attack merupakan jenis serangan cyber yang dilakukan melalui penebakan username serta password pada suatu akun tertentu. Artinya, cyber attack berupa brute force mencoba untuk mendapatkan akses terhadap sebuah akun yang terdapat pada media digital. 

Setelah mendapatkan kombinasi antara username dengan passwordnya, pelaku akan leluasa mengakses akun yang bersangkutan. Yang lebih parah, apabila terdapat informasi pribadi dalam akun tersebut, bisa terjadi kebocoran data yang tentunya akan merugikan si pemilik akun. 

Akun-akun penting, seperti akun e-commerce juga bisa diperoleh aksesnya melalui serangan brute force. Padahal, bisa saja di dalam akun tertentu terdapat saldo uang. Akibatnya, pelaku bisa menguras habis isi saldo yang ada. Tentunya sangat merugikan orang yang bersangkutan, yakni pemilik akun. 

Pahami Metode yang Digunakan Dalam Brute Force Attack

Barangkali, Anda bertanya mengenai bagaimana pelaku melakukan brute force attack yang dapat merugikan pihak lain, terutama pihak yang dibobol akunnya. Terdapat 5 metode yang biasanya digunakan. Penjelasannya terdapat di bawah ini. 

Pertama, metode yang bersifat sederhana. Hacker biasanya melakukan percobaan terhadap kombinasi username dan passwordnya berulang kali, sampai diperoleh susunan yang tepat. 

Baca juga: Apakah Pengertian dan Metode Dari Brute Force?

Hacker atau pelaku cenderung sudah mengetahui apa password yang kemungkinan digunakan oleh pemilik akun. Metode ini sering digunakan untuk akun yang tidak diaplikasikan batas login.

Kedua, yakni metode kamus. Dalam metode ini, hacker telah mengetahui apa saja kemungkinan password yang digunakan. Karenanya, hacker tidak asal menebak. Melalui daftar yang telah disiapkan, pelaku akan mengeliminasi satu demi satu password yang ternyata salah.

Ketiga, yaitu metode hybrid. Dalam artian, percampuran antara metode sederhana dengan metode kamus. Hacker menggunakan daftar password yang telah disiapkan, sekaligus juga menebak susunan password yang lainnya.

Keempat adalah metode credential. Yang menjadi dasar dalam metode ini, yaitu bahwa ada akun yang menggunakan password serupa. Karenanya, hacker akan mengaplikasikan password yang telah berhasil digunakan untuk membobol suatu akun ke akun yang lain.

Kelima, metode rainbow table. Metode ini tergolong cara yang paling unik. Sebab, hacker melakukan brute force tanpa penebakan, melainkan dengan melaksanakan deskripsi dari proteksi hash, yakni hasil enkripsi dari suatu password. Karena itu, melalui metode ini, bisa diperoleh password yang paling valid. 

Cegah Dengan Kombinasi Password yang Tepat

Mengingat apabila brute force bisa terjadi pada siapapun, tentunya Anda harus melakukan pencegahan supaya serangan cyber ini tidak terjadi pada Anda. Bagaimana cara yang tepat? 

Pertama, sebaiknya Anda memakai kombinasi password yang sulit untuk ditebak. Alangkah baiknya untuk tidak menggunakan angka 123, tanggal lahir, dan kombinasi lainnya yang cenderung mudah ditebak. 

Lakukan Pembatasan Login Akun

Selanjutnya, untuk mencegah terjadinya brute force, Anda harus melakukan pembatasan login akun. Melalui hal ini, tidak akan bisa dilakukan login secara berulang kali, sehingga hacker tidak bisa menebak-nebak. 

Manfaatkan Captcha

Berikutnya, yakni dengan memanfaatkan captcha. Dengan begitu, hacker akan kesulitan untuk membobol akun Anda. Dengan demikian, bisa mencegah terjadinya serangan brute force pada akun krusial Anda. 

Kembali perlu ditekankan, brute force attack dapat terjadi kepada siapa saja. Karena itu, sebaiknya Anda segera melakukan pencegahan supaya hal tersebut tidak terjadi.