Apa yang Dipikirkan Konsumen Dalam Sebuah Keyword di Search Intent?
Apa yang Dipikirkan Konsumen Dalam Sebuah Keyword di Search Intent?

Jasa penulis artikel terpercaya – Salah satu faktor yang bisa meningkatkan jumlah penjualan produk Anda adalah search intent. Pada halaman website yang isinya tentang branding produk Anda, pengoptimalan search intent ini sangat diperlukan. 

Pasalnya, keputusan konsumen untuk membeli tidaknya produk Anda bisa dilihat dari sisi content marketing, dalam hal ini adalah search intent. Search intent sendiri bisa dibilang faktor yang penting dalam sebuah konten. 

Misalnya, ada orang yang menelusuri mesin pencari dengan keyword “cara membersihkan rumah”. Tentunya, informasi yang ingin didapatkan pencari adalah cara-cara membersihkan rumah yang benar bukan membeli rumah. 

4 Jenis Search Intent Sesuai Penggunanya

Penting untuk memikirkan baik-baik dulu isi konten Anda. Usahakan buat tulisan yang bisa memberi solusi bagi audiens dengan menerka apa yang ada dalam pikiran pembaca. 

Nah, untuk menerka dan memahami apa yang ada di pikiran audiens atau konsumen, Anda perlu membuat search intent yang sesuai untuk website Anda. Berikut adalah empat jenis search intent sesuai dengan penggunaannya.

Informal Search Intent

Kata pencarian yang berupa informational biasanya memang bertujuan untuk mengetahui informasi mengenai suatu hal. Kata pencarian yang seperti ini merupakan yang sering dicari oleh audiens. 

Sudah tak bisa dipungkiri ketika seseorang ingin tahu mengenai sesuatu, yang dilakukan adalah mencarinya di internet dengan kata kunci yang ingin diketahuinya. Meski begitu, persaingan antar website sangat ketat. Website yang Anda miliki bisa saja bersaing dengan portal berita yang sudah kenamaan. Mesin pencari Google pun terkadang memberi sedikit informasi secara langsung tanpa mengarahkan Anda ke satu website tertentu.

Baca juga: Yuk Cari Tahu Cara Menghindari Keyword Stuffing di Artikel SEO

Commercial Investigation Search Intent

Search intent satu ini biasanya berupa keyword yang digunakan audiens untuk mencari tahu informasi terkait suatu barang yang akan dibelinya. Tentunya, hal ini dilakukan agar barang yang dibeli dapat berguna dan sesuai kriteria. 

Sebagai contoh, jika Anda ingin membeli satu sepatu tapi tidak tahu merek mana yang bagus dan sesuai budget Anda. Anda bisa mencari tahu informasi lengkapnya di mesin pencari Google. Google akan dengan mudah menampilkan website-website yang berisi perbandingan atau rekomendasi brand sepatu yang terbaik.

Transactional Search Intent

Nah kalau yang satu ini lebih spesifik dari sebelumnya termasuk harga dan akan beli produk di mana. Pada jenis ini ini, konsumen sudah dipastikan akan membeli sebuah produk. 

Contoh sederhana keyword-nya adalah “harga smartphone di bawah 3 juta”. Si konsumen sudah pasti akan membeli smartphone, tinggal menentukan akan membeli yang merek apa, di mana, harga yang sesuai.

Navigational Search Intent

Search intent jenis ink biasanya diakses konsumen untuk menuju langsung ke situs yang mereka inginkan. Biasanya penerapan search intent jenis ini dilakukan oleh perusahaan-perusahaan dengan brand yang sudah memiliki ‘nama’. Misalnya, konsumen mengetikkan kata kunci suatu merek tertentu, maka sudah pasti yang ingin diketahui atau dibelinya adalah produk dari merek tersebut.

Demikianlah penjelasan mengenai search intent yang perlu dibahas. Tujuan search intent mungkin berbeda-beda, jadi sesuaikan saja dengan tujuan yang ingin Anda capai. 

Misalnya Anda ingin mengejar awareness, maka Anda perlu menggunakan search intent jenis informational dan navigational. Jika tujuannya untuk meningkatkan penjualan produk, Anda bisa menggunakan search intent jenis commercial investigation dan transactional. Atau Anda juga bisa menggabungkan jenis-jenis search intent yang sesuai jika diperlukan.