Artikel SEO Murah – Menjadi bos bagi diri sendiri tentu saja sangat menggoda. Terlebih lagi, jika diperiksa lebih dalam, ternyata penghasilan freelancer juga cukup tinggi ketimbang pekerja kantoran.

 

Faktanya, sebuah studi oleh Freelancers Union menemukan bahwa 88% orang mengatakan mereka tidak akan kembali ke pekerjaan penuh waktu karena sudah nyaman menjadi freelancer.

 

Namun begitu, tetap saja freelancing juga memiliki banyak tantangan dan berbeda dari apa yang dibayangkan.

 

Sebelum memutuskan berhenti bekerja dan menjadi full time freelancer, cobalah menanyakan beberapa hal berikut ini pada diri sendiri ya.

 

  1. Sudahkah Anda Saya Siap Meninggalkan Zona Nyaman?

Menjadi freelancer sama seperti menjalankan bisnis kamu sendiri. Kamu akan berusaha mencari proyek atau melamar pekerjaan, mengelola proyek, dan berurusan langsung dengan klien.

 

Kamu juga mungkin juga harus bekerja di luar jam standar, karena memiliki klien yang ada di zona waktu berbeda. Selain itu, kamu harus siap menyerahkan pekerjaan tepat waktu agar mendapatkan bayaran.

 

  1. Apakah Keuangannya Saya Akan Stabil Jika Berhenti dari Pekerjaan Sekarang?

Tidak perlu terburu–buru mengambil keputusan untuk berhenti bekerja dari pekerjaan yang sekarang, terutama jika kondisi finansialmu belum terlalu stabil.

Pastikan kamu memiliki beberapa klien potensial jangka panjang dan bisa diandalkan selepas berhenti bekerja dan menjadi freelancer.

 

  1. Anda memang bisa bekerja dari rumah ?

Modal utama seorang freelancer adalah koneksi internet yang cepat dan stabil, ruang kantor nyaman di rumah, serta perangkat komputer/laptop yang handal.

 

Karena masih ada banynak hal yang harus dilakukan dan akan membutuhkan waktu bagi kamu untuk menemukan klien jangka panjang.

 

  1. Pengalaman yang Anda punya sudah cukupkah ?

Bila kamu masih pemula atau belum memiliki pengalaman sebagai full time freelancer, luangkan waktu untuk memperolehnya dan pelajari semua hal yang bisa menambah keterampilanmu.

 

  1. Apakah Saya Bisa Menghasilkan Uang Mencukupi Sebagai Freelancer?

Jika kamu kamu bekerja keras, kamu bisa menghasilkan banyak uang berkali-kali lipat dari gaji pegawai biasa.

 

Namun, untuk memastikannya, cobalah melakukan penelitian terlebih dahulu agar kamu bisa mengetahui seberapa banyak jumlah uang yang dihasilkan freelancer dengan keahlian yang sama.

 

Misalnya, kamu bisa bertanya melalui kolom penelusuran atau situs pertanyaan seperti Quora. Lalu, carilah informasi dari full time freelancer lain tentang seberapa banyak uang yang bisa mereka hasilkan.

Baca juga : Untuk Apa dan Siapa Kamu Menulis Artikel Blog

Kemudian, coba kalkulasikan rencana anggaran bulanan untuk menghitung pengeluaran dan pemasukan kamu setiap bulan. Apakah sudah cukup untuk menutupi biaya – biaya bulanan dan tagihan kamu nanti?

 

  1. Bagaimana Caranya Mendapatkan Klien?

Bila kamu bekerja online, kemungkinan besar kamu bisa mendapatkan klien secara bidding atau lelang tarif harga jasa di berbagai platform freelance yang ada.

 

Namun, jika kamu bekerja secara lokal, kamu bisa mendapatkan klien dengan mengontak atau menghubungi beberapa atasan lama atau mitra bisnis setempat di kotamu yang sudah kamu kenal sebelumnya.

 

Bahkan, kamu masih bisa menghubungi manajer lama, setelah kamu berhenti dari perusahaannya.

 

Sekalipun, sebagian besar full time freelancer merasa mudah mendapatkan pekerjaan melalui platform freelance, tetapi terkadang hal ini terdengar lebih mudah diucapkan ketimbang dilakukan.

 

Platform freelance mengumpulkan jutaan freelancer dari seluruh dunia yang menawarkan jasanya dengan harga murah. Kamu harus memiliki strategi efektif agar bisa bersaing di dunia freelancing. Bagaimana, kamu siap berhenti dari pekerjaan sekarang dan menjadi full time freelancer?

Klik disini untuk dapatkan jasa SEO Artikel Murah dan terbaik.