Contact Us:

670 Lafayette Ave, Brooklyn,
NY 11216

+1 800 966 4564
+1 800 9667 4558

Artikel SEO Murah – Saya pikir memilih jenis keyword dalam membuat artikel itu penting banget. Tujuan utamanya? Biar apa yang ditulis dalam artikel ntar sesuai dengan apa yang dicari visitor. Selain itu, biar keuntungan yang kita dapetin juga lebih gede. Baik dari display ads ataupun jualan/affiliate. Tambahan lainnya, biar kita terhindar dari jenis keyword yang useless, kurang menguntungkan.

 

Keyword Berdasarkan User Intent

Orang googling sesuatu, tujuannya untuk mendapatkan hal yang dia inginkan. Nah tujuan dari si calon visitor yang googling inilah yang jadi bahasan utama dari user intent keyword.

 

  1. Navigational Keyword

Ini jenis keyword yang dipakai orang saat ingin menuju ke website tertentu. Kasarnya mah keyword yang dipakai oleh orang yang males ngetik full url dari satu website/artikel, atau mungkin dia lupa urlnya.

 

  1. Informational Keyword

Nah ini adalah jenis keyword yang dipakai orang buat mencari info hal tertentu. Bisa berupa tutorial, informasi biasa, hiburan, atau hal lainnya. Banyak banget jenis keyword ini yang punya volume pencarian gede banget.

 

  1. Commercial Investigation Keyword

Nah, jenis keyword yang ini udah nyerempet-nyerempet ke niat beli sesuatu biasanya. Cuma si visitor tersebut masih nyari info dulu. Meskipun masih mencari info, bukan berarti ngga bakal langsung beli sih. Ada sebagian yang langsung memutuskan untuk membeli sesuatu hal setelah melihat artikel jenis ini.

 

  1. Buying Keyword

Buying keyword biasa digunakan orang yang sudah siap membeli suatu hal (barang/jasa), tapi masih mencari yang sesuai dengan keinginan mereka.

Baca juga : Jasa Konsultan ISO untuk Kesuksesan Perusahaan Anda

Sekarang, gimana cara menggunakannya dalam riset ataupun dalam membuat konten?

 

  1. Monetize Blog Dengan Adsense

Semakin besar visitor, maka semakin besar juga kemungkinan kita dapetin earning gede dari adsense. Oleh karena itu, memilih Informational keyword akan lebih berguna menurut saya mah.

 

Lalu pilih head keyword atau long tail keyword?

 

Pilih head keyword (keyword dengan volume gede) sebagai artikel utama, dan long tail keyword sebagai artikel pendukung. Jangan lupa bikin internal link yang relevan ya (silo struktur).

 

Blog yang dimonetize adsense, saya ngga menyarankan untuk ngejar buying keyword. Biasanya jenis buying keyword memiliki persaingan cukup ketat. Udah gitu, blog kita juga jadinya ngga sesuai relevansi topiknya. Kemungkinan untuk bisa muncul di page one cukup sulit juga kalau keywordnya populer.

 

 

  1. Monetize Blog Dengan Affiliate / Jualan

Blog yang di monetize dengan affiliate/jualan, biasanya lebih cenderung mengutamakan konversi. Soal volume pencarian mah kadang ngga terlalu dipikirkan.

 

Ngga masalah visitor cuma 100/day. Kalau misalnya aja ada konversi 1-5%, ini berarti 1 sampai 5 orang yang membeli produk/jasa kita, atau membeli via link affiliate kita setiap hari.

 

Tergantung dari apa yang anda pasarkan, profitnya bisa cuma ratusan-ribuan aja, ataupun besar sekali.

 

Nah untuk jenis blog ginian, menargetkan keyword dengan user intent jenis commercial investigation ataupun buying keyword saya pikir mah wajib. Biar ntar visitor yang datang ke blog kita lebih tertarget, dan lebih besar kemungkinan mendapatkan sales/komisi affiliate.

 

Catatan Tambahan

Bagaimana kalau punya blog yang di monetize adsense, dan ngerangking di Commercial Investigation Keyword?

Visitor yang googling dengan kata kunci obat kuat yang aman di apotik cuma satu langkah lagi dari keputusan membeli obat kuat. Kalau misalnya visitor tersebut disodorin juga dengan tawaran produk obat kuat yang terdaftar, legal, bagus testimoni, siap kirim secara anonim, bisa jadi ntar malah beli dari kita kan ya?

Butuh jasa Artikel SEO murah dan berkualitas ? Kami solusi yang Anda cari, Klik disini.