Artikel SEO Murah – Menjadi freelancer, sama seperti pekerjaan lainnya, butuh kerja keras  Kamu tidak bisa mengharapkan tiba-tiba saja dapat job bernilai milyaran rupiah tanpa melakukan apapun.

 

Nah, makanya kami ingin berbagi tips tentang 7 kebiasaan freelancer sukses yang patut kamu tiru. Yuk kita simak bersama.

 

5 Kebiasaan Freelancer Sukses yang Patut Kamu Tiru

  1. Punya jam kerja teratur

Salah satu hal yang salah kaprah dari pekerjaan freelance adalah bisa dikerjakan kapan pun. Betul sih memang kerja sebagai freelancer itu tak memiliki jam kerja seperti layaknya pegawai kantoran. Tapi meskipun begitu, bukan berarti kamu bisa seenaknya hanya kerja semaumu.

 

Freelancer itu justru harus punya jam kerja teratur, meskipun sedang tak memiliki job. Tak masalah bila kamu terbiasa bekerja pagi, siang, sore, ataupun malam. Yang penting adalah bekerjalah secara rutin di jam-jam tersebut.

 

  1. Disiplin

Displin berarti bekerja keras untuk mengikuti jadwal yang telah kamu tetapkan sendiri, dan memenuhi deadline pekerjaan kamu. Salah satu trik yang bisa kamu gunakan supaya pekerjaan kamu tidak terlambat diselesaikan adalah membuat “deadline bayangan”.

 

  1. Tidak moody

Karena biasanya, saat sedang mood, ide-ide bisa mengalir dengan lancarnya, dan pekerjaan pun bisa cepat selesai. Namun sayang, untuk menjadi seorang freelancer yang sukses, kamu tidak bisa hanya mengandalkan “mood” saja.

 

Salah satu trik untuk mengatasi perasaan “tidak mood” bekerja adalah, pilihlah tugas-tugas yang bersifat “rutinitas” dan tidak membutuhkan daya kreatif atau inovatif dalam pengerjaannya, misalkan mengecek dan membalas email, mengunjungi website-website yang berhubungan dengan bidangmu agar mendapat inspirasi baru, dll.

 

  1. Pengaturan keuangan

Bekerja sebagai freelance berarti kamu mendapat penghasilan berbeda di setiap projectnya. Mulai dari yang senilai 50 ribu rupiah, sampai 50 juta rupiah.

 

Namun, tentunya semua itu tak ada artinya apabila kamu tak pandai mengatur keuangan. Semua penghasilan kerja freelance kamu bisa musnah tak berbekas kalau tak ada sistem keuangan yang kamu patuhi.

 

Cara pertama untuk mengatasi hal ini adalah dengan memiliki dua rekening yang berbeda, untuk kebutuhan pribadi dan penghasilan freelance.  Cara ini ditempuh agar uang hasil bekerja tak tercampur dengan pengeluaran sehari-hari.

Baca juga : Tambah Penghasilan dengan 10 Kerja Sampingan untuk Mahasiswa Ini

Selain itu, tentukanlah berapa persen pendapatan yang bisa kamu konsumsi, dan berapa persen yang harus tetap tinggal di rekening pekerjaan.

 

Cara ketiga adalah menyimpan sebagian penghasilan kamu di deposito atau tabungan berjangka. Dengan begitu, kamu tak akan tergoda untuk membelanjakannya.

 

  1. Investasi alat-alat

Salah satu hal yang sering dilupakan oleh para freelancer adalah untuk meng-update dan meng-upgrade peralatan yang dimiliki.

 

Biasanya, karena sudah terbiasa menggunakan suatu alat, kamu cenderung “cukup puas” dengan alat tersebut, dan tak terpikir untuk menggantinya.

 

Padahal, penting sekali lho untuk selalu melakukan update informasi dan melakukan upgrade alat secara berkala. Alasannya, dengan kemajuan teknologi, banyak tools baru yang bisa mempermudah sekaligus menghemat waktu pengerjaan suatu project.

 

Sebagai contoh, kamu yang seorang penulis. Mungkin selama ini kamu cukup puas mengetik di komputer kamu yang sedikit jadul.

 

Namun, apabila memungkinkan, coba upgrade komputermu dengan processor yang lebih canggih, agar tak ada lagi cerita “komputer lemot”. Dengan demikian, jumlah artikel yang bisa kamu hasilkan pun semakin banyak.

 

Hal yang sama juga berlaku bagi kamu para voice talent. Bila selama ini kamu cukup puas merekam suara dengan handphone, tak ada salahnya lho bila sekarang kamu mulai berinvestasi dengan membeli peralatan recording yang lebih layak. Mulai dari microphone, soundcard, dan lainnya.

Butuh jasa SEO Artikel Murah dan berkualitas ? Klik disini untuk solusinya.