Contact Us:

670 Lafayette Ave, Brooklyn,
NY 11216

+1 800 966 4564
+1 800 9667 4558

Artikel SEO Murah – Storytelling mulai jadi teknik baru dalam dunia digital marketing. Seperti yang kita tahu, masyarakat sudah jenuh dengan kata-kata iklan yang bertebaran di mana-mana. Setiap hari mereka terpapar iklan-iklan di berbagai media.

 

Karakter sebagian besar masyarakat adalah semakin dipaksa membeli semakin hilang keinginan mereka untuk membeli sesuatu, kecuali untuk barang-barang yang benar-benar mereka butuhkan. Apa pun bahasa iklan yang dipakai, masyarakat pasti akan membelinya.

 

Untuk menarik minat masyarakat luas pada produk atau brand yang sedang ingin kita kembangkan, cobalah untuk menggunakan teknik storytelling dalam copywriting.

 

Teknik ini lebih halus dalam mengajak pembaca untuk memperhatikan produk kita. Tak apa tak menguasai banyak teknik copywriting asalkan Anda tahu bagaimana cara membuat cerita yang bagus.

 

Manfaat StoryTelling dalam Pengembangan Bisnis

Berikut adalah manfaat teknik tersebut untuk pengembangan bisnis Anda.

 

  1. Menumbuhkan Kesepahaman dengan Audiens

Teknik ini mencoba membuat audiens untuk ada di posisi gelombang yang sama sehingga kesepahaman pun akan tercipta lebih baik.

 

  1. Membuat Audiens Lebih Fokus

Konten storytelling yang bagus bisa membuat audiens lebih fokus. Melalui cerita yang bagus, seluruh perhatian audiens akan tertuju pada sesuatu yang sedang disampaikan. Teknik ini juga bisa membuat audiens menghasilkan hormon cortisol yang bisa membuat audiens menjadi lebih fokus.

 

  1. Menarik Perhatian Audiens

Promosi yang dibingkai dalam sebuah konten cerita yang bagus akan sangat menarik perhatian pembaca. Promosi tidak dilakukan secara hard selling dengan kalimat-kalimat ajakan untuk membeli. Promosi dilakukan dalam suguhan konten cerita yang dekat dengan pembaca sehingga bisa lebih tepat sasaran.

 

Teknik Penulisan StoryTelling

Seorang copywriter bisa mencoba beberapa teknik populer berikut dalam penulisan storytelling. Simak informasi lengkapnya berikut ini.

 

 

  1. Teknik Monomyth

Teknik storytelling ini dipopulerkan oleh Josep Campbell. Teknik ini menekankan pada heroes journey. Perjalanan sulit seorang tokoh pahlawan hingga sukses mencapai tujuan. Dalam teknik membangun cerita ini, copywriter bisa membuat konten-konten yang menginspirasi pembaca tentang sebuah perjuangan seseorang hingga menemukan keberhasilan.

 

  1. Teknik False Start

Pengalaman bisa dimaknai sebagai guru yang paling baik. Inilah inti dari teknik storytelling False Start. Teknik ini mencoba menjelaskan kesalahan-kesalahan seseorang pada awalnya, lalu dijelaskan pula usaha untuk memperbaiki kesalahan. Teknik ini sangat bagus untuk mencoba mengubah mindset audiens tentang suatu produk tertentu.

 

  1. Teknik Sparklines

Teknik ini sama seperti yang dipakai oleh Steve Jobs dalam memperkenalkan iPhone pada tahun 2007. Teknik sparklines mengemukakan bahwa teknik storytelling yang bagus adalah menceritakan perbedaan yang terjadi sekarang dengan harapan yang diinginkan serta langkah apa yang harus dilakukan.

 

  1. Teknik The Mountain

Jika Anda ingin membuat konten yang panjang, cobalah menggunakan teknik The Mountain. Teknik storytelling ini diawali dengan pengenalan karakter, konflik, puncak konflik, hingga solusi. Teknik ini mirip seperti sebuah cerita pada umumnya. Meski begitu, teknik the mountain tak selalu harus happy ending.

 

Anda bisa mengolah cerita semenarik mungkin. Teknik ini sangat cocok dipakai untuk mendeskripsikan produk baru.

Baca juga : 5 Cara Menulis Artikel Agar SEO Untuk Website Bisnis Anda

Bagaimana cara membuat storytelling yang bagus dan menarik perhatian pembaca?

 

Tentukan tujuan serta target konsumen

Tentukan tema yang dekat dengan konsumen

Buat struktur cerita yang menggugah perasaan pembaca

Storytelling yang menarik harus mencerminkan permasalahan yang dialami pembaca

Lengkapi dengan gambar atau video untuk mendukung cerita

Gunakan bahasa-bahasa yang menarik

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda diharapkan bisa membuat konten storytelling yang bagus sekaligus menarik perhatian pembaca. Cobalah menulis konten yang tulus. Lalu, permanis tulisan dengan bahasa-bahasa yang menyentuh perasaan pembaca.

 

Dari penjelasan di atas, Anda bisa memahami bahwa storytelling memang tidak lepas dari dunia digital marketing. Cerita-cerita yang menarik lebih mampu menarik perhatian pembaca dibandingkan dengan kata-kata suruhan untuk membeli sesuatu. Di era digital yang canggih, masyarakat terpapar banyak sekali iklan setiap harinya.

 

Jika Anda menggunakan cara yang sama dengan perusahaan yang lain dalam promosi, teknik promosi Anda pasti tidak akan efektif.

Klik disini untuk dapatkan jasa Artikel SEO Murah dan Berpengalaman.