Contact Us:

670 Lafayette Ave, Brooklyn,
NY 11216

+1 800 966 4564
+1 800 9667 4558

Jasa SEO Artikel Murah – Dengan semakin banyaknya pengguna media sosial, tugas sebagai digital marketer semakin dibutuhkan di era internet ini. Para pemasar produk pun memiliki lebih besar kesempatan untuk beriklan, mencari massa, dan meraup keuntungan.

Salah satu hal yang harus dilakukan oleh seorang digital marketer adalah mengukur kinerja pemasaran di media sosial. Ada banyak sekali tools yang dapat digunakan untuk melakukan pengukuran tersebut. Namun, dengan banyaknya pilihan tools yang tersedia di internet, bagaimana kamu memilih tool yang terbaik untukmu?

Untuk itu, simak 7 social media tools pilihan kami yang dapat jajal untuk meningkatkan performa kontenmu di media sosial.

  1. Sprout Social

Dengan tools ini, kamu dapat mengukur performa kontenmu di Facebook, Twitter, Instagram, LinkedIn, dan Google+. Tool ini sangat cocok untuk digunakan bagi brand yang ingin memasarkan produknya di berbagai layanan media sosial. Untuk menggunakan social media tools ini, kamu perlu membayar US$ 99 atau setara dengan Rp1.485.000 per bulan.

 

  1. Snaplytics

Bila kamu ingin memasarkan produk melalui Snapchat, kamu patut mencoba menggunakan tool ini. Sayangnya, Snaplytics hanya dapat digunakan untuk mengukur performa konten di Snapchat dan Instagram. Untuk masalah harga, kamu bisa mengontak langsung Snaplytics melalui situs mereka di laman ini.

 

  1. Iconosquare

Iconosquare merupakan tool yang hanya dapat digunakan untuk mengukur performa konten di Instagram. Satu hal yang menjadi keunggulan dari Iconosquare dibanding social media tools lainnya adalah fitur analisisnya untuk Instagram stories.

Baca juga : Percantik Konten dan Jasa SEO Untuk Mengembangkan Website

  1. Buzzsumo

Berbeda dari tools yang lain, Buzzsumo dapat digunakan untuk melihat bagaimana dampak konten dari situsmu terhadap performa media sosialmu. Misalnya, kamu ingin mencari tahu berapa banyak jumlah share tulisan dari blogmu di Facebook dan Twitter, kamu bisa menggunakan tool ini. Untuk menggunakan Buzzsumo, kamu akan dikenakan biaya mulai dari US$ 99 atau sekitar Rp1.485.000 per bulan.

 

  1. Tailwind

Beda halnya lagi dengan Tailwind yang menawarkan analisis dari platform yang berbeda. Tailwind dapat kamu gunakan untuk mencari tahu bagaimana performa kontenmu di Pinterest dan Instagram.

 

  1. Google Analytics

Google Analytics merupakan tool terbaik yang dapat kamu gunakan untuk melacak performa berbagai platform media sosial. Dengan tool ini, kamu dapat mengetahui dari mana saja pemirsamu datang dan berapa banyak pemirsa yang datang dari setiap halaman. Untuk menggunakan Google Analytics, kamu tak akan dikenakan biaya apa pun. Jadi, yang kamu butuhkan hanya situs dan akun media sosial tempat kontenmu akan berlabuh.

 

  1. Shortstack

Bila kamu pernah mengadakan kuis di media sosial, pernahkah kamu mengalami kendala untuk memilih pemenang atau mengalami kendala ketika mengevaluasi performa kuismu sendiri Shortstack merupakan tool yang diciptakan untuk itu.

Pasalnya, kuis di media sosial merupakan salah satu cara tercepat untuk meningkatkan engagement dari pengikutmu. Namun, bila kamu tak cerdik untuk melakukan evaluasi, kamu akan melewatkan banyak temuan menarik dari performa kuismu. Untuk menggunakan Shortstack, kamu akan dibebaskan dari biaya apa pun.

  1. Keyhole

Keyhole merupakan tools nomor 1 untuk melacak dan menganalisa hashtag di Instagram serta Twitter. Hal ini memungkinkan kamu untuk memahami tag mana yang paling populer di kalangan pengguna.

Selain melacak hashtag, tools ini juga memungkinkan kamu untuk menganalisa berapa banyak influencer yang memberikan dampak positif untuk produkmu, serta memberikan laporan dengan cepat.  Itulah beberapa social media tools yang dapat kamu gunakan untuk membantumu dalam melakukan strategi pemasaran. Klik disini untuk dapatkan jasa penulis artikel terbaik dan murah.