Contact Us:

670 Lafayette Ave, Brooklyn,
NY 11216

+1 800 966 4564
+1 800 9667 4558

Artikel SEO Murah – Apa saja sih kesalahan-kesalahan fatal dalam content marketing yang ada selama ini? Simak penjelasan berikut.

Konten tidak memanfaatkan channel yang tepat

Beberapa orang terlalu yakin bahwa konten mereka cukup bagus dan akan jadi populer. Padahal kesempatan konten kamu mendapatkan perhatian dari web crawler sangat kecil, terutama jika website kamu tidak menjadi website dengan peringkat tinggi dari topik yang biasa dicari orang-orang.

 

Tidak melakukan evaluasi

Membuat konten tanpa evaluasi akan menjadi kesalahan besar. Hal ini dikarenakan dengan tidak meninjau kembali performance dari pemasaran konten yang sudah kamu lakukan, kamu tidak akan tahu sejauh apa strategimu berhasil atau tidak.

Itu sebabnya pastikan untuk secara rutin meninjau dan melakukan evaluasi, misalnya dengan melihat engagement seperti page views, total share media sosial, dan durasi yang dihabiskan pembaca saat melihat konten yang telah kamu buat. Dengan begitu kamu bisa menggunakan hasil evaluasi untuk meningkatkan strategi content marketing selanjutnya.

 

Tidak menjalankan promosi konten

Scott Berinato dari Harvard Business Review pernah bekerja sama dengan tim marketing yang memasarkan buku yang ditulisnya. Kesalahan terbesarnya adalah, ia yakin hanya dengan kualitas karyanya, audiens akan datang dengan sendirinya. Ternyata tidak.

 

Medsos hanya untuk berjualan

Ini adalah kesalahan besar ketika orang dan pebisnis melihat media sosial hanya sebatas sarana untuk beriklan. Setiap channel memiliki karakteristik dan peran tersendiri. Sebagian besar brand masuk ke channel media sosial untuk menjual produk maupun jasa mereka. Padahal, mereka semestinya menggali lebih dalam untuk menjadi bagian dari budaya audiens.

 

Tidak memanfaatkan kekuatan dari cerita

Kebanyakan marketers kerap lupa bagaimana cara storytelling yang tepat, dan justru terlalu berfokus dalam menyampaikan jualan mereka di dalam content marketing yang mereka buat. Padahal di dunia seperti sekarang, konten yang dianggap terlalu jualan dan tidak tulus bisa dengan mudah membuat audiens justru kabur.

 

Itu sebabnya usahakan sebelum membuat content marketing, lihatlah dari sudut pandang audiens. Apakah content marketing yang kamu buat sudah sesuai dengan konten yang ingin mereka baca.

 

Fokus pada kuantitas

Banyak orang yang berpikir bahwa mereka dapat memasarkan konten sebanyak-banyaknya pada website mereka. Cara ini memang banyak ditemukan pada marketing di masa terdahulu. Namun sekarang, orang-orang membatasi waktu mereka di Internet dan menjadi selektif dalam mengakses konten.  Oleh karena itu, daripada terus berbicara lebih dan lebih tanpa target yang jelas, lebih baik fokus untuk mendapatkan lebih banyak perhatian audiens. Terlebih lagi, kamu harus mempertimbangkan waktu posting konten untuk media sosial yang berbeda agar mendapatkan perhatian optimal dari audiens.

 

Tidak membuat konten yang beragam

Agar dapat menjangkau audiens yang lebih luas serta membuat mereka tetap tertarik, kamu perlu membuat konten yang beragam.

Baca juga : Pelajari Link Wheeling Untuk Strategi SEO

Hanya menulis tentang bisnis perusahaan

Jika kamu menjalankan usaha dengan permintaan lebih besar daripada penawaran, maka kamu boleh memproduksi konten tentang produkmu saja di website. Pelanggan akan mengakses website milikmu, mempelajari jenis produk dan cara mendapatkanya. Namun di pasar normal, kamu harus menghadirkan sebuah keunikan. Tujuannya, tentu saja mendapatkan perhatian audiens.

Jadi, konten tentang produkmu semata belumlah cukup. Kamu mesti memikirkan konten dengan topik-topik lain yang menarik. Selain konten, kamu harus mempertimbangkan orientasi pasar. Dengan demikian, sisipkan pesan call-to-action (CTA) atau ajakan untuk melakukan pendaftaran maupun pembelian produk.

 

Mengincar viralitas

Terkadang viralitas berhasil, tapi kegagalannya juga tak jarang. Banyak faktor yang berpengaruh, dan salah satu yang terbesar adalah keberuntungan. Kamu tidak bisa bergantung pada keberuntungan. Jadi, jangan membuat konten dengan tujuan viral. Buatlah konten yang bermanfaat bagi audiens.

 

Mengandalkan asumsi

Setiap konten harus bisa menjawab sebuah pertanyaan ini, “Apa manfaat yang bisa diambil pengguna darinya, dan tindakan apa yang kamu harapkan dari audiens dari konten itu?” Jadi, hindari membuat keputusan dalam pembuatan konten berdasarkan asumsi saja. Cobalah untuk membuat konten yang kreatif dan perhatikan target audiensmu.

Delapan kesalahan di atas dalam content marketing dapat membuat perkembangan bisnismu terhambat. Oleh karena itu, jangan biarkan kesalahan tersebut menjadi penghalang bisnismu.

Klik disini untuk dapatkan jasa SEO Artikel Murah dan Berkualitas.