Contact Us:

670 Lafayette Ave, Brooklyn,
NY 11216

+1 800 966 4564
+1 800 9667 4558

Jasa pembuatan artikel – Mengapa pembahasan ini kami buka dengan judul teknik menulis story telling sebagai hal yang wajib? Apakah sepenting itukah? Apakah sulit mempelajarinya?. Baik, padahal kalau mau mempelajari dasar-dasarnya, teknik ini jauh dari kata sulit bahkan sangat sederhana. Namun sekarang ini dapat bisa kita lihat begitu banyaknya orang yang mau menginvestasikan dananya untuk untuk mengikuti pelatihan atau kelas online menulis story telling ini, padahal biayanya mungkin tidak bisa dibilang murah, bukan?

storytelling adalah teknik atau skill menceritakan kisah, adegan atau dialog, entah pada outputnya nanti berupa audio, video atau hanya berupa tulisan saja. Dalam industri digital marketing, teknik terbukti efektif mampu membuat orang tergerak untuk membeli atau minimal tertarik dengan produk yang kita jual, mungkin saat kita berselancar di dunia maya, terdapat artikel yang pernah kita baca yang story tellingnya sangat bagus sekali, tetapi masih belum menampilkan hasil yang memuaskan dan menimbulkan pertanyaan besar mengapa produk yang kita jual tidak diminati orang meski storry tellingnya menurut kita sudah menarik.

Baca juga : Siapa Saja yang Seharusnya Membutuhkan Bantuan Jasa Penulis Artikel?

Terdapat beberapa hal yang patut menjadi konsen kita sebagai penulis agar story telling yang kita tulis menghasilkan penjualan,

Pada Dasarnya ditawarkan ‘jualan’ membuatnya tidak nyaman

Maksud dari subjudul diatas adalah, rata-rata ketika orang ditawarkan produk secara langsung membuat orang justru kurang tertarik, Misal tiba-tiba handphone berdering dan ada pesan dengan tulisan seperti “Kami menjual sofa berkualitas dengan harga termurah…….” Kemungkinan besar akan diabaikan bagi siapapun yang membacanya. coba bandingkan tulisan tadi dengan kalimat ini

“Rasakan kenyaman berkumpul dirumah bersama keluarga dengan duduk diatas sofa empuk yang membuat suasana hangat dan semakin dekat karena betah mengobrol selama berjam-jam, tak perlu khawatir soal harga, ada potongan menarik untukmu yang ingin membeli di minggu ini!”

Menentukan target pasar yang sesuai

Hal ini banyak luput dari pantauan para pelaku bisnis online, tidak semua produk pas dijual semua orang, misalnya anda menawarkan susu bayi  kepada anak remaja yang notabene belum menikah dan mempunyai anak, atau jualan produk daster ke bapak-bapak ini sudah jelas ketidak sesuaian produk dengan target yang di bidik.

Buatlah alur cerita yang menarik

Ada beberapa cara untuk menciptakan alur cerita yang menarik, bisa dari testimoni diri sendiri yang sudah menggunakan produk tersebut, misalnya “minggu lalu anak tetangga mengalami demam, sudah 3 hari panasnya belum juga reda, Meski sudah pergi ke kedokter hingga 2 kali namun demamnya belum juga hilang, saya teringat dengan obat demam yang menjadi Andalan saya (nama produk), saya mendatangi rumah tetangga, lalu saya berikan 1 sebotol obat tersebut, diminumkan pada pagi hari, malamnya sudah membaik, Syukurlah ternyata obat ini terbukti Ampuh mengatasi demam Anak!”

Pesan Positif/inspiratif diakhir Cerita

Dari awal saat kita memulai ber-story telling, usahakan sebisa mungkin membuat para pengunjung tulisan kita bisa larut dalam cerita yang sudah kita tulis, Sehingga para pembaca mau menyelesaikan membaca tulisan kita sampai akhir, nah poin pentingnya adalah adalah diharapkan mendapat feedback dari pembaca untuk terinspirasi dari cerita tersebut sehingga tergerak untuk membeli produk yang kita tawarkan secara ‘halus’ atau setidaknya itu menginspirasi dia untuk membagikan cerita atau tulisan tersebut yang menurut dia dibutuhkan oleh orang-orang terdekat, secara tak langsung kita mendapat promosi gratis dari pembaca pertama.