Contact Us:

670 Lafayette Ave, Brooklyn,
NY 11216

+1 800 966 4564
+1 800 9667 4558

Jasa penulis artikel – Di internet dapat kita temui banyak sekali konten-konten yang menarik, inilah yang jadi alasan mengapa banyak orang senang berlama-lama di dunia maya untuk menghabiskan waktu. Tak Cuma menggali informasi yang menarik yang dapat diterapkan untuk membantu kehidupan sehari-hari tetapi juga mencari konten yang menghibur juga menarik. Menciptakan konten yang menarik seperti sebut saja konten artikel bukanlah sesuatu yang mudah. Perlu melewati serangkaian proses bahkan untuk riset bisa memakan waktu berhari-hari agar kontennya matang dan layak publish untuk dikonsumsi publik. Namun yang amat disayangkan ditengah-tengah para pembuat konten menciptakan konten yang menarik tak jarang ada beberapa orang yang mengambil jalan pintas untuk plagiarisme konten. Lantas sebenarnya apa saja jenis-jenis plagiarisme yang sering dilanggar?

Sebelum membahas jauh tentang jenis-jenis plagiarisme, ada baiknya kita memahami terlebih dahulu definisi dari plagiarisme itu sendiri. Plagiarisme merupakan aktifitas menjiplak, mencontek atau mencuri ide, gagasan orang lain tanpa izin. Lalu karya yang sudah dijiplaj tersebut diakui sebagai miliknya dan biasanya mereka juga mengambil keuntungan dari kegiatan tersebut. Ada juga yang sudah menjilpak tetapi tidak menyebutkan siapa atau dari mana sumber inspirasinya. Inilah hal yang membuat banyak orang menganggap enteng proses pembuatan sebuah karya sehingga mudah baginya untuk menjiplak karya tanpa memikirkan perasaan si pembuat karya.

baca juga: Tips Membangun Personal Branding di Dunia Online

Plagiarisme merupakan masalah serius yang sampai saat ini mungkin praktiknya berkurang namun tetap saja masih terbilang banyak. Terlebih di era digital ini yang semakin memudahkan para pelaku untuk melakukan plagiarisme, mereka bisa dengan mudahnya menemukan sumber-sumber yang dapat dijiplak di internet.

Agar kamu terhindar dari tindakan plagiarisme baik disadari atau tidak, berikut adalah jenis-jenis plagiarisme yang perlu kamu tahu.

Plagiat kata-kata

Ini merupakan plagiarisme yang paling sering digunakan yaitu plagiat kata-kata. Saat ingin membuat sebuah konten dalam bentuk artikel, maka diperlukan sumber yang benar-benar jelas serta meyakinkan. Tetapi saat sudah malas dalam menggali ide baru lalu dituangkan dalam kata-kata yang baru juga, akhirnya banyak yang tak mau repot kemudian melakukan plagiarisme asal copy paste saja. Hasil konten memang bisa tercipta dengan cepat Namun sayangnya, itu merupakan hasil plagiat yang diambil dari karya orang lain, dan lebih parah lagi jika tidak menyebutkan sumbernya berasal.

Plagiat ide

Selanjutnya ada juga plagiat ide, ini merupakan plagiat yang termasuk sulit untuk dibuktikan pasalnya, ide memiliki sifat yang abstrak, lalu ide yang kita miliki ada kemungkinan bisa sama dengan apa yang dimiliki orang lain.

Plagiat Sumber

Salah satu plagiarisme yang paling tak beretika adalah ketika kita memuat karya orang lain tanpa menyebutkan dari mana sumbernya berasal. Seharusnya ketika kamu memuat kutipan atau karya dari orang lain hendaknya memberikan credit. Tetapi pada praktiknya ada sebagian yang tidak mencantumkan sumbernya seolah karya tersebut merupakan hasil pemikirannya sendiri.

Plagiat Pengarang

Plagiarisme yang terakhir ini bisa dibilang cukup unik, Biasanya yang melakukan pelanggaran ini akan menggantikan sampul sebuah karya tulis atau kover depan karya sebuah buku yang isinya hasil karya orang lain, tetapi justru mencantumkan nama sendiri sebagai si pembuat.

Itulah jenis-jenis plagiarisme yang wajib kamu tahu. Sebaiknya jangan lakukan poin-poin yang sudah disebutkan diatas. Jangan sampai kamu sendiri yang melakukan plagiarsme. Apalagi di internet juga amat mudah untuk tahu tentang karya mana yang plagiat mana yang tidak.