Contact Us:

670 Lafayette Ave, Brooklyn,
NY 11216

+1 800 966 4564
+1 800 9667 4558

Sudahkah Anda memahami tentang bagaimana cara menulis artikel ilmiah dari thesis yang baik dan benar? Untuk mereka yang sedang menempuh pendidikan di jenjang S2, tentu saja mendapatkan tugas membuat artikel ilmiah bukanlah hal yang asing lagi. Namun sayangnya banyak para penulis pemula yang tidak tahu bagaimana cara membuat artikel ilmiah dari thesis seperti yang ditugaskan oleh dosen mereka. Lalu, bagaimana solusinya? Tentunya mereka membutuhkan sebuah jasa penulis artikel.

Definisi Thesis

Sebelum membahas tentang bagaimana cara menulis artikel ilmiah dari thesis dengan benar, maka sebelumnya pahami dulu tentang apa yang dimaksud dengan thesis itu. Jadi, thesis merupakan tugas akhir yang biasa dibebankan pada mahasiswa yang menempuh pendidikan di jenjang Magister S2. Thesis telah disusun individual berdasarkan hasil penelitian secara empiris untuk bahan kajian akademis. Jadi, semua teorinya didukung dengan argumen dan hasil studi secara sistematis.

Perbedaan Thesis Vs Skripsi Vs Disertasi

Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah, bagaimanakah perbedaan antara thesis, skripsi, dan disertasi itu? Karena sebenarnya artikel ilmiah itu bisa dibuat dari ketiganya. Dimana bila dilihat dari segi jenjangnya, skripsi itu dibuat untuk mereka yang menempuh pendidikan S1. Sedangkan thesis adalah untuk pendidikan S2, dan disertasi untuk mereka yang menempuh gelar S3. Jika dilihat dari berat ilmiahnya, jelas yang tertinggi adalah disertasi.

Cara Menulis Artikel Ilmiah dari Thesis

Melihat perbedaan di antara skripsi, thesis, dan disertasi, kini saatnya Anda belajar bagaimana cara menulis artikel ilmiah dari thesis. Namun, jika Anda bisa mengolahnya dengan baik, sebenarnya cara di bawah ini juga bisa digunakan untuk membuat artikel ilmiah dari skripsi dan disertasi. Mau tahu seperti apakah caranya? Simak saja beberapa cara membuat artikel ilmiah dari thesis di bawah ini:

Pertama, sebaiknya tentukan dulu apa yang menjadi tujuan penulisan artikel ilmiah. Pastikan Anda telah membaca ruang lingkup artikel ilmiah dan tujuan yang Anda inginkan sebagai bahan untuk paper. Cari jurnal yang paling cocok untuk paper milik Anda. Selanjutnya, jangan lupa untuk selalu mengecek setiap struktur yang telah direkomendasikan dan direferensikan dalam panduan membuat artikel ilmiah agar paper Anda tidak sampai ditolak judulnya oleh pembimbing.

Kedua, cara menulis artikel ilmiah selanjutnya adalah cobalah untuk mempersingkat isi dari thesis milik Anda. Jadi, untuk yang satu ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Jika Anda ingin membuatnya dari thesis, maka yang harus dipersingkat adalah isi thesisnya. Misalnya saja, dengan cara menjadikan tugas akhir Anda ini sebagai karya yang terpisah dan bisa diparafrase juga untuk mengekspresikan ide yang sama, namun dengan cara berbeda.

Ketiga, cobalah untuk memakai pengantar untuk pembuatan abstrak. Jadi, format ulang kembali pendahuluan dari thesis Anda menjadi abstrak. Cukup modifikasi saja bagian pendahuluan ini dengan cara membuatnya lebih singkat dan to the point. Kemudian, perbaiki isi metodenya. Karena biasanya di bagian ini sering kali dibuat terlalu deskriptif. Padahal, sebenarnya dibagian ini harus dibuat seringkas mungkin, namun tanpa mengurangi bagian yang penting.

Ke-empat, cara menulis artikel ilmiah selanjutnya adalah laporkan saja temuan utama yang ada di dalam tugas akhir. Pastikan Anda telah menyajikan temuan Anda dengan pertanyaan penelitian yang relevan, sebelum akhirnya disampaikan dalam diskusi. Bila Anda membuat analisis ekplorasi, sebaiknya buat beberapa pernyataan ringkas dari temuan yang sudah ada. Jangan lupa untuk membuat diskusi yang ringkas dan jelas.

Hal yang Dihindari Saat Menulis Artikel Ilmiah dari Thesis

Ini baik sekali untuk membuat pembaca bisa mempelajari tentang apa yang ada dalam isi artikel ilmiah Anda tersebut. Jangan pernah mengulangi hasil yang ada dari diskusi. Jadi, sebagai gantinya, cobalah untuk meletakkan temuan Anda ke dalam sebuah literatur. Diskusikan juga seperti apakah temuan Anda dengan cara memperluas bagian perspektif yang sesuai dengan bidang kajian Anda.

Hal yang lain selanjutnya adalah, batasi referensinya. Karena dalam membuat artikel ilmiah itu Anda harus mengutip sumber dasarnya. Dalam hal ini, sumber dasarnya harus disesuaikan dengan tanggal dan tahun yang sudah ditentukan. Selain itu, terkadang juga ada batasan jumlah kutipannya. Maka dari itulah, cari kutipan yang terbaru dan paling relevan. Dengan begitu, Anda akan tahu bagaimana cara menulis artikel ilmiah dengan benar.